Hampir semua rumah memilikinya, dan tidak hanya untuk masakan, cuka ternyata memiliki kegunaan kesehatan lainnya

Awal penggunaan cuka

Cuka apel

naturalhealthnews

Penggunaan cuka yang paling awal diketahui berasal lebih dari 10.000 tahun yang lalu. Sedangkan mulai diproduksi dan dijual secara komersial di dunia dimulai pada kisaran 5000 tahun yang lalu.

Dalam pengobatan Tiongkok kuno, cuka (terbuat dari beras) mempunyai rasa yang pahit, asam, dan hangat. Kegunaannya adalah untuk mendukung pencernaan, hati, limpa, lalu untuk menyembuhkan memar, bisul dan gigitan serangga, selain itu juga diketahui dapat digunakan untuk mendukung kesehatan mulut dan jantung, dan mengobati sakit kepala.

Berbagai khasiat cuka:

Asam yang ringan

Kata cuka sebenarnya berasal dari istilah Prancis “vin aigre”, atau “anggur asam”.

Kimia cuka cukup sederhana; berupa cairan yang utamanya terdiri dari asam asetat dan air. Dibuat dengan cara memfermentasikan bahan awal seperti anggur, apel atau beras. Setelah material awal tadi terpecah (kimiawi) maka akan dihasilkan alkohol dan selama proses ini bakteri asam asetat mengubah etanol menjadi asam asetat.

Sifat lain yang ada adalah mengandung zat antioksidan dan banyak lagi

Antibakteri

Asam organik dalam cuka dan terutama asam asetat masuk ke membran sel mikroorganisme yang menyebabkan kematian sel bakteri. Aktivitas antibakteri ini adalah salah satu alasan mengapa cuka tetap menjadi pembersih rumah tangga alami yang populer.

Bahan aktif dalam cuka, asam asetat, dapat secara efektif membunuh mikobakteri, bahkan strain yang sangat resistan terhadap obat. Penelitian menunjukkan bahwa itu dapat bermanfaat sebagai disinfektan yang murah dan tidak beracun terhadap bakteri tuberkulosis (TB) yang resistan terhadap obat serta yang sulit untuk membunuh mikobakteri.

Kesehatan jantung

Cuka juga merupakan senyawa pelindung kardiovaskular yang kuat melalui efeknya pada lipid, kolesterol, dan tekanan darah.

Sebuah penelitian pada hewan di tahun 2006 menemukan bahwa asam asetat memiliki “nilai yang secara signifikan lebih rendah untuk kolesterol dan triasilgliserol” serta memiliki manfaat kesehatan lainnya. Dalam sebuah penelitian pada manusia, para peserta yang mengkonsumsi cuka ternyata mengalami pengurangan risiko penyakit jantung iskemik fatal, sementara studi pada hewan menunjukkan penurunan tekanan darah.

Diabetes

Cuka juga telah terbukti bermanfaat bagi mereka yang menderita atau berisiko untuk diabetes tipe-2, serta bermanfaat pula bagi individu yang sehat.

Sangat mungkin bahwa asam asetat dalam cuka bisa mencegah pencernaan karbohidrat kompleks dengan cara menunda pengosongan lambung atau dengan meningkatkan penyerapan glukosa oleh jaringan-jaringan yang menghasilkan penurunan kadar glukosa darah.

Efek ini juga mempromosikan cuka sebagai agen anti obesitas.

Dalam ilmu medis

Penggunaan cuka di dunia medis dan industri terus memberikan hasil penemuan yang menarik. Dalam penelitian terbaru ditemukan cara penggunaan cuka yang efektif untuk membersihkan limbah beracun dari persediaan air tanah.

Para ilmuwan juga melakukan penelitian akan potensi cuka dalam tes sederhana untuk penyembuhan kanker. Hasil dari penelitian tersebut menemukan bahwa cuka bisa menjadi solusi yang sederhana untuk memeriksa ada tidaknya kanker serviks pada wanita, di bagian dunia yang tidak memiliki fasilitas Pap smear.

Meskipun cuka sangat aman, tetap perlu ada pengontrolan penggunaannya karena cuka adalah larutan asam.

Sirup Herbal Naturlig

Sirup herbal Naturlig menggunakan cuka apel sebagai salah satu bahan ramuannya, maka bisa dibayangkan bagaimana semua kebaikan diatas bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsinya – minimum 1 sendok makan sehari.

Summary
Khasiat Cuka Bagi Kesehatan Tubuh
Article Name
Khasiat Cuka Bagi Kesehatan Tubuh
Description
Hampir semua rumah memilikinya, dan tidak hanya untuk masakan, cuka ternyata memiliki kegunaan kesehatan lainnya
Author
Publisher Name
Internet
Publisher Logo

Leave a Reply